rudyheryanto

Arsip untuk ‘Edisi 034’ Kategori

Sebilah Senyum Tanpa Cinta

Dalam Edisi 034 di 20 Desember 2007 pada 9:05 pm

Senyum itu terlempar padaku dengan segala misterinya. Mendamprat dan menancapkan sakit tak bernama. Seperti muka iblis yang beruntung karena terdampar ke surga, bukankah mukamu telah memenjara hatiku juga? Baca entri selengkapnya »

Surga

Dalam Edisi 034 di 20 Desember 2007 pada 9:02 pm

Sepulang dari surga, aku kabari manusia:
Jangan pergi ke sana (saja sekalian)!
Di sana tidak ada manusia!
Sebab manusia sedang mencari surga kedua Baca entri selengkapnya »

Di Panggung Subuh

Dalam Edisi 034 di 20 Desember 2007 pada 9:01 pm

di panggung subuh terdengar amuk ombak
ketika kapal-kapal pergi
dengan meminjam sayap rajawali Baca entri selengkapnya »

Asmara

Dalam Edisi 034 di 20 Desember 2007 pada 9:00 pm

asmara membanjiri waktu
kuyup pula sendi-sendi
dalam wangi bintang-gemintang Baca entri selengkapnya »

Azkaban kepada seorang kawan

Dalam Edisi 034 di 20 Desember 2007 pada 8:59 pm

akhirnya kau resahkan
sesuatu yang dulu kau inginkan
kenyataan tak selalu sama
dengan yang kita bayangkan, bukan? Baca entri selengkapnya »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.